Datangi MAN 1 Lamongan, Konjen Jepang Ingin Jembatani Kepentingan Dua Negara

  • Whatsapp

Lamongan – Tak banyak yang tahu, ternyata diam-diam Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya berkunjung ke Lamongan pada Sabtu lalu. Tak disangka pula, yang menjadi sasaran kunjungan Konjen Jepang itu adalah sebuah sekolah madrasah, tepatnya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lamongan.

“Iya, Sabtu kemarin (3/8/2019) Konjen Jepang, Masaki Tani berkunjung ke MAN 1 Lamongan,” kata Ketua MGMP Bahasa Jepang Jawa Timur, Yuliana Pratitis Yusuf pada wartawan di MAN 1 Lamongan, Senin (5/8/2019).

Read More

Pejabat Negeri Sakura ini, kata Yuliana, datang ke MAN 1 Lamongan ditemani Vice Konsul Jepang, Sunohara untuk menghadiri pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang yang dipusatkan di MAN 1 Lamongan. Dalam kesempatan itu, kata Yuliana, Konjen Jepang Masaki Tani mengaku senang dengan acara yang digelar para guru bahasa Jepang. Di mata Masaki, para guru bahasa Jepang punya peran penting bagi keberadaan Jepang sendiri, khususnya untuk kepentingan hubungan pemerintah Jepang dan Indonesia. “Bahasa Jepang yang dikembangkan di Indonesia akan menjadi salah satu metode dan sarana komunikasi yang baik untuk kepentingan hubungan kedua negara. Karena itu, kami siap bekerjasama dengan guru (Bahasa Jepang, Red) dan siap menjadi jembatan antara pemerintah kita. Saya juga ucapkan terima kasih atas undangannya pada kami,” kata Masaki seperti ditirukan oleh Yuliana.

Ketua FKMP MGMP Jawa Timur, Praptono juga memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan MGMP Bahasa Jepang ini. Menurut Praptono, jumlah siswa yang berminat belajar Bahasa Jepang di Indonesia tergolong sangat banyak sehingga fenomena tersebut perlu disikapi para guru bahasa Jepang dengan membuat rumusan pembelajaran untuk memberi bekal anak didik agar pintar dan berprestasi. “Kami dari MGMP Jawa Timur siap untuk mensupportnya,” ungkap Praptono seraya menambahkan kalau apa yang dilakukan MGMP Bahasa Jepang ini merupakan bentuk ijtihad bidang pendidikan untuk pengembangan bahasa Jepang.

Sementara, Waka Kurikulum MAN 1 Lamongan Suminto juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pertemuan MGMP Bahasa Jepang. Sebagai tuan rumah, pihaknya sangat mendukung kegiatan MGMP Bahasa Jepang. Bagi Suminto, kegiatan ini tentu sangat penting untuk mengembangkan keprofesionalan guru Bahas Jepang. Kedatangan mereka, ungkap Suminto, tentu menjadi tamu istimewa bagi MAN 1 Lamongan yang waktu itu didaulat menjadi tuan rumah dalam pertemuan guru-guru MGMP Bahasa Jepang se-Jawa Timur. “Semoga kegiatan ini bisa berimbas dan menular pada guru-guru mapel lainnya,” kata Suminto menambahkan.

Waka Kurikulum MAN 1 Lamongan, Suminto mewakili Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh juga ikut menyambut pejabat Negara Matahari Terbit tersebut. Juga tampak hadir Kasie Pendma Kemenag Lamongan Abdul Ghofur di acara tersebut. Tidak ketinggalan Ketua FKMP MGMP Jawa Timur, Praptono dan Sekretaris FKMP MGMP Jawa Timur, Anas Abdul Natsir juga ikut datang di acara rutin guru-guru bahasa Jawa Timur tersebut. Selain Ketua MGMP Bahasa Jepang Jawa Timur, Yuliana Pratitis Yusuf dan para guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Jepang, jajaran pimpinan MAN 1 Lamongan juga ikut menyambut kedatangannya.

Related posts